Apa itu PACS dan RIS, dan apa bedanya

PACS menyimpan dan menampilkan citra, RIS mengatur alur order sampai hasil. Penjelasan keduanya, cara keduanya terhubung dengan SIM RS dan alat.

Tim SIRAD3 menit baca

Judul artikel di samping worklist SIRAD yang berisi daftar order radiologi hari ini, dengan data demo.

Saat rumah sakit mulai beralih dari film ke radiografi digital, dua istilah ini hampir selalu muncul bersamaan: PACS dan RIS. Keduanya sering dijual dalam satu paket, sehingga mudah dianggap sama. Padahal fungsinya berbeda, dan memahami bedanya membantu saat menyusun kebutuhan atau membandingkan penawaran vendor.

PACS: tempat citra disimpan dan dibaca

PACS adalah singkatan dari Picture Archiving and Communication System. Tugasnya berpusat pada citra:

  • Menerima citra dari alat modalitas seperti CT, MRI, rontgen digital, dan USG.
  • Menyimpan citra dalam format DICOM, standar internasional untuk citra medis yang memuat gambar sekaligus data pasien dan pemeriksaan.
  • Menampilkan citra di viewer, lengkap dengan alat ukur, pengaturan window dan level, serta perbandingan dengan pemeriksaan sebelumnya.
  • Membagikan citra ke dokter lain di dalam jaringan rumah sakit tanpa mencetak film.

Tanpa PACS, citra digital hanya tersimpan di konsol alat masing-masing, atau dicetak ke film dan disimpan di lemari arsip.

RIS: alur kerja dari order sampai hasil

RIS adalah singkatan dari Radiology Information System. Kalau PACS mengurus gambar, RIS mengurus pekerjaannya:

  • Order pemeriksaan: siapa pasiennya, pemeriksaan apa, dari dokter mana, dan seberapa mendesak.
  • Worklist: daftar pemeriksaan hari ini beserta statusnya, dari dijadwalkan sampai hasil terverifikasi.
  • Ekspertise: tempat radiolog menulis temuan dan kesan, lalu memverifikasinya.
  • Laporan dan indikator mutu: berapa pemeriksaan per hari, berapa lama pasien menunggu hasil, dan berapa foto yang harus diulang.

Tanpa RIS, informasi ini biasanya tersebar di buku register, lembar permintaan kertas, dan rekap manual setiap akhir bulan.

Bagaimana keduanya terhubung

Satu pemeriksaan radiologi melewati beberapa sistem. Alurnya kurang lebih seperti ini:

  1. SIM RS mengirim order ke RIS. Dokter meminta pemeriksaan dari poli atau IGD, dan permintaan itu masuk ke RIS.
  2. RIS menerbitkan nomor pemeriksaan. Nomor ini disebut accession number dan menjadi pengikat antara order dan citra.
  3. Alat memotret pasien dan mengirim citra ke PACS. Citra membawa accession number di dalam data DICOM-nya.
  4. PACS mencocokkan citra dengan order. Karena nomornya sama, radiolog yang membuka order langsung melihat citranya.
  5. Radiolog membaca dan menulis ekspertise di RIS. Setelah diverifikasi, hasilnya dikirim kembali ke SIM RS.

Titik paling rawan ada di langkah 3 dan 4. Kalau accession number di alat salah ketik atau kosong, citra tidak menemukan ordernya dan harus dicocokkan manual.

Satu sistem atau dua sistem terpisah?

Di pasaran ada dua pendekatan:

  • RIS dan PACS dari vendor berbeda, dihubungkan lewat standar seperti HL7 dan DICOM. Fleksibel, tapi setiap sambungan perlu diuji dan dirawat, dan saat ada masalah sering tidak jelas vendor mana yang harus menangani.
  • RIS dan PACS dalam satu sistem. Order, citra, dan ekspertise berada di database yang sama, sehingga status pemeriksaan selalu sinkron tanpa antarmuka tambahan.

Mana yang tepat bergantung pada kondisi rumah sakit. Kalau sudah punya PACS yang berjalan baik, menambah RIS yang bisa terhubung ke PACS itu mungkin lebih masuk akal. Kalau keduanya belum ada, satu sistem biasanya lebih sederhana dirawat.

Pertanyaan yang perlu diajukan ke vendor

  • Bagaimana order dari SIM RS masuk, dan bagaimana hasil ekspertise kembali ke SIM RS? Standar apa yang dipakai?
  • Apakah sistem mendukung Modality Worklist (MWL), sehingga data pasien dan accession number terkirim otomatis ke alat? Kalau belum, bagaimana accession number dimasukkan di alat?
  • Di mana citra disimpan: di server rumah sakit atau di cloud? Berapa kapasitasnya, dan bagaimana cadangannya?
  • Bagaimana menangani citra yang masuk tanpa order, misalnya pasien CITO yang difoto lebih dulu?
  • Apakah indikator mutu radiologi bisa dihitung langsung dari sistem?

SIRAD sebagai contoh

SIRAD adalah RIS dan PACS dalam satu sistem yang dipasang di server rumah sakit. Order masuk dari form SIRAD atau dari SIM RS lewat REST API, citra diterima lewat DICOM, dan radiolog membaca serta menulis ekspertise dari browser.

SIRAD belum mendukung HL7, FHIR, maupun Modality Worklist, jadi accession number masih dimasukkan radiografer di konsol alat. Kami menyebutkan ini sejak awal supaya bisa diperhitungkan saat menilai kecocokan dengan rumah sakit Anda.

Artikel lain